SEJARAH BARU BAGI BALI, ATLET TAEKWONDO RAIH EMAS PERTAMA DI POPNAS 2019 - Jarrak POS
Connect with us

Olahraga

SEJARAH BARU BAGI BALI, ATLET TAEKWONDO RAIH EMAS PERTAMA DI POPNAS 2019

Published

on

JAWA BARAT-JARRAKPOSNUSRA.COM-Luh Putu Aprilia Tribhuana Chigayatri mengukir sejarah baru bagi kontingen Bali dalam ajang POPNAS XV/2019. Jika pada Popnas 2017 Taekwondo hanya mampu meraih 2 perunggu, maka untuk POPNAS tahun 2019 ini, Taekwondo Bali mampu mengukir sejarah baru dengan meraih emas. Masih akan berlaga 2 orang atlet taekwondo Bali pada dua kelas berbeda pada Rabu (20/11/2019). Rifda Khoirunnisa Zakkya berlaga di kelas under 42 putri, dan Kadek Ristina Indriani pada kelas under 63 putri.

Bertanding di kelas under 46 kg putri, Luh Putu Aprilia mengalahkan lawan-lawannya, mulai dari penyisihan pertama melawan Atlet NTT (29 – 2), lalu penyisihan kedua menghentikan perlawan Kaltim (15 – 1). Di babak semifinal melawan DIY dengan meraih kemenangan (15 – 2), dan di laga pamungkas di final melawan atlet tuan rumah DKI Jakarta dengan skor meyakinkan (25 – 6), pada pertandingan yang digelar Selasa 19 November 2019, bertempat di IPC Corporate University
Kabupaten Bogor – Jawa Barat.

Pada cabor andalan Tarung Derajat, Kontingen Provinsi Bali keluar sebagai JUARA UMUM Popnas XV/2019 yang diselenggarakan dari tanggal 16 hingga 18 November 2019 di Youth Center Arcamanik Bandung, Jawa Barat. Bali meraih 4 emas, 1 perak dan 3 perunggu. Empat emas Bali diraih oleh A.A. Bagus Satria Diputra di kelas 45-49 kg putra usai mengalahkan M. Alief dari Jawa Barat (3-0), I Nyoman Candra di kelas 53-57 kg putra usai mengalahkan perwakilan Jawa Tengah Yoga Wahyu (3-0), Ferdi Firmansyah usai mengalahkan wakil Jawa Barat Ardi Satria (2-1) di kelas 61- 65 kg putra dan Ni Putu Mita Yobi di kelas 49-52 kg putri usai mengalahkan Raisya Amalia dari Jawa Barat (2-1).

Sementara itu pada Cabang Olahraga Karate, telah menyelesaikan seluruh pertandingan dengan hasil perolehan medali 1 Perak, dan 3 Perunggu. Medali diperoleh pada Kumite Perorangan Putri Kelas – 48 kg Ayu Evita Satwikayani (Perak), kelas + 49 kg Ni Ketut Ratih Wulandari (perunggu), Kata Perorangan Puteri Ni Komang Kristina Candra Dewi (perunggu), dan Kumite Perorangan Putra kelas -76 kg I Putu Fajar Dananjaya (perunggu).

Hingga hari keempat (19/11/2019) POPNAS XV/2019, Kontingen Provinsi Bali berada di peringkat 4 dari 34 Provinsi dengan perolehan medali sampai pukul 18.00 Wib, yaitu 5 Emas, 2 Perak dan 6 Perunggu. Sedangkan di urutan 1, 2, dan 3 sementara diduduki oleh Kontingen Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Jawa Timur. Perolehan medali masih sangat berpeluang untuk bertambah, mengingat beberapa cabor unggulan belum dipertandingkan salah satunya silat yang baru memasuki babak penyisihan. (mas/ ins)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Olahraga

LIGA 1 2019: BALI UNITED JUARA, SIMIC TOP SCORER, RENAN SILVA BEST PLAYER

Published

on

By

GIANYAR-JARRAKPOSNUSRA.COM –
Pekan ke-34 Liga 1 disudahi pada Minggu (22/12/2019). Bali United akhirnya mengangkat trofi juara setelah mengunci gelarnya sejak beberapa pekan lalu. Serdadu Tridatu tampil sebagai kampiun dengan perolehan 64 poin, unggul 10 poin dari runner-up Persebaya Surabaya.

Sementara bomber Persija Jakarta Marko Simic menjadi pencetak gol terbanyak, sedangkan Renan Silva (Borneo FC) didapuk sebagai pemain terbaik.

Posisi lima besar cukup sengit. Persipura Jayapura berhasil finis ketiga dengan perolehan 53 poin, di atas Bhayangkara FC dan Madura United yang memiliki koleksi poin yang sama.

Tiga tim terbawah mesti degradasi ke Liga 2. Mereka adalah Badak Lampung, Semen Padang, dan Kalteng Putra yang finis ke-16, 17, dan 18 berturut-turut.

Sementara itu, juara musim lalu Persija harus puas finis kesepuluh. Sekalipun Simic berhasil menceploskan 28 gol untuk menjadi top scorer unggul jauh dari striker-striker lainnya macam Beto Goncalves (18), dan Alex dos Santos (17).

Liga 1 2019 turut memberikan penghargaan kepada beberapa individu atas performa cemerlang di sepanjang kompetisi, yang dinilai oleh sebuah panelis.

Berikut daftar yang terbaik di Liga 1 2019

Top scorer: Marko Simic (Persija Jakarta)
Pemain Terbaik: Renan Silva (Borneo FC)
Pelatih Terbaik: Stefano Cugurra Teco (Bali United)
Pemain Muda Terbaik: Todd Rivaldo Ferre (Persipura Jayapura)
Gol Terbaik: Solo run David da Silva (Persebaya Surabaya) vs Arema FC
Wasit Terbaik: Yudi Nurcahya.

(Red)
Continue Reading

Olahraga

KALAHKAN MALAYSIA 3-1, INDONESIA RAIH EMAS BULUTANGKIS BEREGU PUTRA

Published

on

By

 

 

Manila – Indonesia meraih medali emas bulutangkis beregu putra di SEA Games 2019 FilipinaJonatan Christie dkk menang 3-1 atas Malaysia.

Dalam pertandingan di Muntinlupa Sports Complex, Rabu (4/12/2019) siang, kemenangan dipastikan lewat partai keempat. Ganda putra kedua, Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santosa mengalahkan Inng Yew Sin/Teo Ee Yi dua gim langsung 21-16, 21-19

Dua poin lain didapatkan dari nomor tunggal, Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting. Jonatan mengalahkan Lee Zii Jia dua gim langsung 21-9, 21-17.

Indonesia sempat diimbangi Malaysia 1-1 setelah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto kalah. Mereka kandas di tangan Chia Teng Fong Aaron/Soh Wooi Yik dengan skor 17-21, 13-21.

Anthony yang harus bertarung susah payah menghadapi Soong Joo Ven membuat Indonesia kembali unggul 2-1. Anthony memetik kemenangan atas Joo Ven 13-21, 21-15, dan 21-18.

Emas itu membuat bulutangkis beregu putra berhasil mempertahankan tradisi yang sudah dibuat sejak 2007. Emas itu juga menjadi koleksi ke-14 Indonesia di SEA Games 2019. Itu juga melengkapi hasil beregu putri yang meraih medali perak kemarin.

Hasil final bulutangkis beregu putra SEA Games 2019:

Indonesia vs Malaysia: 3-1

Jonatan Christie vs Lee Zii Jia: 21-9, 21-17
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto vs Chia Teng Fong Aaron/Soh Wooi Yik 17-21, 13-21
Anthony Sinisuka Ginting vs Soong Joo Ven 13-21, 21-15, 21-18
Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso vs Ong Yew Sin/Teo Ee Yi 21-16, 21-19.

(Red)
Continue Reading

Olahraga

USAI KALAH DARI VIETNAM, INI CARA INDONESIA AGAR LOLOS SEMIFINAL

Published

on

By

JAKARTA-JARRAKPOSNUSRA.COM –Indonesia kalah dari Vietnam dalam laga ketiga fase grup  SEA Games 2019. Berikut cara lolos Indonesia usai momen tersebut.

Kalah dari Vietnam membuat Indonesia terlempar ke posisi ketiga klasemen sementara grup B SEA Games 2019. Indonesia memiliki poin yang sama dengan Thailand namun kalah dalam hal selisih gol.
Indonesia wajib memenangkan dua laga tersisa untuk bisa mendapat poin maksimal, yaitu 12 poin. Dua laga yang tersisa, yaitu menghadapi Brunei Darussalam dan Laos di atas kertas bisa diamankan oleh skuat Indra Sjafri.

Namun permasalahan yang menanti Indonesia bukan hanya sekadar memastikan kemenangan. Babak grup SEA Games mengutamakan selisih gol sebagai syarat lolos bila ada dua tim yang memiliki nilai sama.

Karena itu, Indonesia bukan hanya sekadar wajib menang, melainkan juga menang dengan skor telak. Indonesia saat ini masih memiliki selisih gol +3, kalah jauh dari Thailand yang mengoleksi +8.

Indonesia kalah dari Vietnam. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Berikut cara lolos Indonesia usai kalah dari Vietnam:

1. Sebagai Runner up Grup

Dua laga tersisa Thailand adalah melawan Laos dan Vietnam. Laga lawan Laos bisa kembali dimanfaatkan oleh Thailand sebagai laga lumbung gol.

Thailand lalu menjalani laga hidup-mati lawan Vietnam. Situasi akan lebih mudah bagi Indonesia bila Vietnam menaklukkan Thailand. Bila hal itu terjadi, Indonesia cukup memenangkan dua laga tersisa tanpa syarat lain seperti harus pesta gol ke gawang lawan. Indonesia nantinya akan lolos sebagai runner up grup di bawah Vietnam

Vietnam sendiri menghadapi dua laga sulit di akhir. Selain Thailand, Singapura bisa jadi batu sandungan bagi Vietnam. Singapura punya permainan mumpuni meski di atas kertas masih ada satu kelas di bawah Vietnam.

Indonesia masih punya peluang bagus untuk lolos.Indonesia masih punya peluang bagus untuk lolos. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

2. Sebagai Juara Grup

Indonesia masih punya peluang untuk jadi juara grup jika kondisi di akhir grup memunculkan tiga tim dengan nilai sama. Bila Vietnam, Thailand, dan Indonesia sama-sama memiliki nilai 12, selisih gol akan berbicara.

Indonesia bisa jadi juara grup dengan situasi tersebut, tentunya dengan syarat punya selisih gol yang lebih baik dari Vietnam dan Thailand.

Namun hal ini bakal lebih berisiko dari segi hitung-hitungan gol karena saat ini Indonesia dalam kondisi tertinggal cukup jauh dalam hal selisih gol dibandingkan dua negara tersebut.

3. Situasi Kejutan

Vietnam saat ini diyakini jadi tim terkuat di grup B. Tetapi bila Vietnam secara mengejutkan kalah dari Singapura di partai keempat, hal itu akan memperbesar peluang Indonesia.

Syaratnya, tentu saja Indonesia harus menang lawan Brunei Darussalam di saat bersamaan. Bila Indonesia dan Thailand (lawan Laos) menang di saat Vietnam kalah dari Singapura, Indonesia punya posisi paling bagus jelang laga terakhir meski Vietnam dan Thailand juga mengoleksi poin yang sama (9).

Indonesia hanya akan menghadapi Laos di laga terakhir sedangkan Vietnam dan Thailand akan melangsungkan duel hidup-mati. (Red)

Continue Reading

Trending